Uncategorized

Yang Perlu Anda Tahu Tentang Aturan Ganjil-Genap

iftineducation.com – Dua hari lagi Pemerintah Provinsi DK Jakarta dan Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya akan memulai uji coba pembatasan kendaraan bermotor roda empat dengan sistem plat nomor ganjil-genap, yang area cakupan dan periode waktunya mengikuti aturan three-in-one yang sekarang sudah dihapus.


Berikut ini beberapa hal mendasar yang perlu Anda ketahui.


Kapan harus ganjil, kapan harus genap?
Sederhana. Pada tanggal ganjil, hanya mobil dengan plat nomor ganjil saja boleh lewat di tempat dan jam yang ditentukan. Demikian juga tanggal genap, hanya untuk plat nomor genap.


Di mana saja aturan ini berlaku?
Untuk sementara ini, Polda menetapkan wilayah-wilayah berikut: Jl. Sisingamangaraja, Jl. Sudirman, Jl. MH Thamrin, Jl. Medan Merdeka Barat, dan sebagian Jl. Gatot Soebroto (antara jalan layang Senayan sampai perempatan Kuningan).


Berapa lama berlakunya?
Jangan khawatir, aturan ganjil-genap tidak berlaku 24 jam sehari, namun hanya pada pukul 07.00-10.00 dan 16.00-20.00, setiap Senin sampai Jumat. Tidak berlaku pada Sabtu, Minggu dan hari libur nasional.


Kapan masa uji coba ini berlaku?
Masa uji coba ditetapkan dari 27 Juli hingga 26 Agustus 2016. Setelah itu mulai 30 Agustus 2016 aturan ini akan berlaku penuh dengan sanksi yang mengikat bagi para pelanggar aturan.


Apa ada pengecualian?
Tentu. Aturan ganjil-genap tidak berlaku untuk sepeda motor, kendaraan rombongan presiden, wakil presiden, pejabat tinggi negara (dengan kode plat nomor RI), pemadam kebakaran, ambulans, angkutan umum (plat kuning), angkutan barang yang mendapat dispensasi, dan kendaraan dengan plat dinas.


Apa sanksinya kalau melanggar?
Pada masa uji coba, setiap pelanggaran akan mendapat blangko teguran warna merah dari polisi, dan nomor kendaraan pelanggar akan didokumentasikan.Lewat masa uji coba, pelanggaran akan mendapat bukti pelanggaran atau tilang dan diproses sesuai hukum. Polisi juga memperingatkan agar pengemudi tidak mengelabui aturan dengan plat nomor palsu. Jika ketahuan, baik masa uji coba atau tidak, pengemudi akan dikenakan sanksi pidana dua bulan kurungan atau denda paling banyak Rp 500.000.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *